Romantisme Kuil Sensoji Jepang Saat Senja

Kuil Sensoji

Saya mengunjungi beberapa kuil di Tokyo, satu yang paling berkesan adalah Kuil Sensoji yang berada kawasan Asakusa. Ini merupakan kuil paling populer di prefektur Tokyo.

Sensoji merupakan dua kata yang digabungkan yaitu senso dan ji. Senso artinya Asakusa dan Ji adalah kuil. Kuil Sensoji berarti kuil Asakusa. Kuil ini terletak dekat dengan stasiun Asakusa, bisa di tempuh melalui Subway Asakusa di jalur kereta bawah tanah Ginza.

Selain populer, kuil ini juga dikenal menyimpan banyak cerita dan bersejarah. Bagi kamu yang menyukai wisata sejarah jangan lupa mengunjungi kuil ini. Distrik Asakusa telah lama dikenal sebagai salah satu tujuan wisata bersejarah.

Kuil Sensoji
Gerbang Kaminarimon

Cara paling populer untuk sampai ke Kuil Sensoji adalah melalui Kaminarimon atau gerbang guntur. Gerbang megah yang merupakan pintul keluar kuil serta simbol Asakusa. Kaminarimon didesain dengan lentera kertas berukuran besar di tengah berwarna merah. Di sebelah kanan dan kiri gerbang ada dua patung dewa pelindung, yaitu Raijin (Dewa Guntur) dan Fujin (dewa angin).

Tokyo Skytree menjadi latar foto

Dibelakang Kaminarimon terdapat jalan sepanjang 250 meter, dimana sepanjang jalan banyak toko yang menjual souvenir dan makanan khas jepang. Tepat di depan kuil, dari jarak jauh kamu juga bisa menikmati pemandangan Tokyo Skytree.

Kuil Sensoji

Paling menarik mengunjungi kuil ini di kala senja menjelang malam, kamu bisa melihat keindahan kuil yang bercahaya oleh lampu-lampu dan cahaya matahari terbenam. Struktur utama kuil, termasuk pagoda lima tingkat yang indah, menyala setiap malam dari sore hari hingga sekitar jam 11 malam.

Kuil Sensoji

Lampu-lampu bercahaya indah yang menghiasi kuil dirancang oleh Motoko Ishii, barisan lampion bercahaya bisa kamu nikmati, menghasilkan pemandangan yang spektakuler.

Di sekitar kawasan ini pun banyak terdapat cafe dan restauran  untuk kamu yang hobi wisata kuliner, tidak rugi menghabiskan waktu untuk menikmati suasana malam kawasan Asakusa, rasakan romantisme berjalan di bawah sinar temaram lampu jalanan.

Repost artikel saya di detikTravel.

Sumber: https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-3988099/romantisme-kuil-sensoji-jepang-saat-senja

Artikel lain tentang Jepang: http://www.rinarahma.com/2018/05/24/naik-kereta-gantung-di-pegunungan-jepang-pemandangannya-cakep

About Rina

Halo,, saya Rina Penulis di blog ini, dan Saya sangat suka dengan teh.

View all posts by Rina →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *