Legenda Danau Situ Gunung yang Jadi Tempat Persembunyian Buronan

Situ Gunung

Cantiknya Danau Situ Gunung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sudah tersohor. Namun ternyata, ada kisah buronan dibalik cantiknya danau ini.

Jika kamu pernah berkunjung ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, tentu kamu tahu Situ Gunung. Danau ini menyimpan sebuah legenda.
Situ Gunung
Keindahan Situ Gunung

Untuk masuk ke kawasan Situ Gunung, kamu terlebih dahulu harus membeli tiket di pintu masuk TNGGP sebesar Rp. 18500, dari pintu gerbang kamu bisa berjalan kaki sekitar 15 menit, dengan kondisi jalan berbatu dan tanah.

Ada kisah yang cukup melegenda di balik Situ Gunung yang menawarkan keindahan dan ketenangan yang menawan. Konon danau ini dibuat oleh seorang buronan penjajah pada saat Belanda berkuasa di tanah Indonesia.

Dikisahkan Mbah Jalun atau Rangga Jagad Syahadana, seorang bangsawan Mataram yang merupakan musuh Belanda, melarikan diri bersama istrinya dari kejaran penjajah. Pelarian dari Mataram menembus jalur Gunung Gede dan Gunung Pangrango dengan perjalanan penuh tantangan yang akhirnya membawa mereka sampai di sebuah lembah.

Situ Gunung
Airnya tenang menghanyutkan

Lembah yang dialiri air yang sangat jernih ini akhirnya dijadikan tempat persembunyian Mbah Jalun dan istrinya sampai mereka mempunyai seorang anak. Mbah Jalun kemudian membuat sebuah danau kecil sebagai wujud syukur atas kelahiran anaknya.

Danau ini diberi nama Situ Gunung yang mempunyai arti danau yang ada di sebuah pegunungan.
Situ Gunung
Menikmati keindahannya dalam diam

Keindahan danau ini akhirnya menjadi terkenal, saat ini banyak Traveler atau Photographer menjadikannya sebagai objek pemotretan, ataupun dijadikan tempat piknik keluarga.

Saya sendiri lebih senang mengunjungi tempat ini untuk sekedar menyepi dan mencari ketenangan. Saya biasa mencari spot yang cukup jauh dari keramaian untuk menikmati kawasan ini dan memaknai setiap cerita yang ada di dalamnya. Ayo wisata alam ke Situ Gunung!

Repost: Artikel saya di Detiktravel

About Rina

Halo,, saya Rina
Penulis di blog ini, dan Saya sangat suka dengan teh.

View all posts by Rina →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *